KSP SEBAGAI ARAH PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN DI SATUAN PENDIDIKAN
A. PENGANTAR
Tulisan ini lahir dari kegelisahan sederhana saya ketika melihat masih ada satuan pendidikan yang memandang Kurikulum Satuan Pendidikan atau KSP hanya sebagai dokumen tahunan. Padahal, bagi saya, KSP adalah arah hidup sekolah. Di dalamnya ada wajah peserta didik, suara guru, kondisi nyata sekolah, serta harapan tentang mutu pembelajaran yang ingin dibangun bersama.
KSP tidak semestinya hanya menjadi dokumen yang disusun menjelang tahun ajaran baru, lalu disimpan rapi dalam map atau folder sekolah. KSP seharusnya menjadi pedoman yang hidup, dibaca, dipahami, dilaksanakan, dievaluasi, dan diperbarui sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Dalam konteks penyelenggaraan pendidikan saat ini, satuan pendidikan diberi ruang untuk mengembangkan kurikulum secara kontekstual. Artinya, sekolah tidak cukup hanya menyalin dokumen dari sekolah lain. KSP harus disusun berdasarkan karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik, potensi daerah, sosial budaya, sumber daya yang dimiliki, serta arah kebijakan pendidikan nasional.