KAJIAN EDUKATIF MATERI MPLS BERDASARKAN PERMENDIKDASMEN NOMOR 12 TAHUN 2026 PASAL 13 DAN PASAL 14 AYAT (1), (2), DAN (3)

 


KAJIAN EDUKATIF MATERI MPLS BERDASARKAN PERMENDIKDASMEN NOMOR 12 TAHUN 2026 PASAL 13 DAN PASAL 14 AYAT (1), (2), DAN (3)

A. Pendahuluan

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan peserta didik baru. MPLS juga bukan hanya tentang mengenalkan ruang kelas, ruang guru, tata tertib, jadwal pelajaran, atau berbagai program sekolah. Bagi saya, MPLS adalah wajah pertama sekolah yang dilihat, dirasakan, dan diingat oleh peserta didik baru.

TELAAH SEDERHANA KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN (KSP)


KSP SEBAGAI ARAH PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN DI SATUAN PENDIDIKAN


A. PENGANTAR

Tulisan ini lahir dari kegelisahan sederhana saya ketika melihat masih ada satuan pendidikan yang memandang Kurikulum Satuan Pendidikan atau KSP hanya sebagai dokumen tahunan. Padahal, bagi saya, KSP adalah arah hidup sekolah. Di dalamnya ada wajah peserta didik, suara guru, kondisi nyata sekolah, serta harapan tentang mutu pembelajaran yang ingin dibangun bersama.

KSP tidak semestinya hanya menjadi dokumen yang disusun menjelang tahun ajaran baru, lalu disimpan rapi dalam map atau folder sekolah. KSP seharusnya menjadi pedoman yang hidup, dibaca, dipahami, dilaksanakan, dievaluasi, dan diperbarui sesuai kebutuhan satuan pendidikan.

Dalam konteks penyelenggaraan pendidikan saat ini, satuan pendidikan diberi ruang untuk mengembangkan kurikulum secara kontekstual. Artinya, sekolah tidak cukup hanya menyalin dokumen dari sekolah lain. KSP harus disusun berdasarkan karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik, potensi daerah, sosial budaya, sumber daya yang dimiliki, serta arah kebijakan pendidikan nasional.

Koneksi Antar Materi Modul 3.1.a.9 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran




Berikut adalah tulisan terkait koneksi antar materi pada modul 3.1 yang merupakan tugas pada program guru penggerak yang sedang saya jalani sebagai calon guru penggerak atas nama Angga Saputra dari kota Palangka Raya.

Bagaimana pandangan Ki Hajar Dewantara dengan filosofi Pratap Triloka memiliki pengaruh terhadap bagaimana sebuah pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin pembelajaran diambil?

Sebuah filosofi dari Bapak Pendidikan yang berbunyi ing ngarso sung tulodho telah memberikan pengaruh yang sangat besar bagi dunia pendidikan di Indonesia sebagai langkah pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran bagi seorang guru. Ki Hajar Dewantara atau dikenal sebagai Bapak Pendidikan yang namanya dikenal banyak orang di Indonesia memiliki pandangan tentang bagaimana menjadi seorang guru dimana guru harus dapat menjadi tauladan dan dapat memberikan praktik baik kepada muridnya, sehingga dalam pengambilan keputusan pun seorang guru harus dapat memberikan karsa atau usaha sebagai perwujudan filosofi ing madya mangun karsa sehingga guru dapat membatu menuntun murid dalam menentukan keputusan atas permasalahannya secara mandiri. Guru menjadi seorang pamong yang mengarahkan murid menuju kebahagiaanya dan hal ini sesuai dengan filosofi pratap triloka Tut Wuri Handayani

Permohonan Pengisian Data Sekolah PKLK Dikmen

Mohon maaf sebelumnya kepada Bpk/ibu Kepala sekolah dan Operator sekolah SMLB yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, apabila tugas pengisian data sekolah ini membuat repot bpk dan ibu.. Karena ini merupakan perintah dari Direktorat PKLK Dikmen yang meminta kita untuk mengisi data sekolah dengan format yang telah disediakan, dimohon kepada bpk/ibu operator agar dapat mengisi data tersebut dan apabila sudah terisi dapat dikirimkan ke email SLBN 1 Palangka Raya dengan alamat : slbn1palangkaraya@yahoo.com dimana data tersebut nanti akan dikumpulkan dan dikirim ke Direktorat PKLK dikmen di alamat lemdik.pklkdikmen@gmail.com

Untuk sekedar diketahui format ini berbeda dengan Dapodikmen

formulir dapat di unduh di SINI



Apabila sudah terisi dimohon untuk dapat dikirim ke email slbn1palangkaraya@yahoo.com

keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Angga Saputra (SLBN 1 Palangka Raya)

Kemungkinan Penyebab Anak Lambat Bicara

Semua orang tua pasti penasaran menunggu kata pertama anak. Dan, mereka akan merasa kecewa dan juga khawatir kalau hal ini tidak terjadi jua. Kabar baiknya adalah kebanyakan anak yang terlihat ‘ketinggalan’ bicara bisa, kok, mengejar ketinggalannya pada saat berusia 2 tahun.

Bahkan, sekitar 1 dari 4 anak terlambat bicara. Jadi, jangan keburu panik dan mencari bantuan, ya. Dan ternyata, seperti dilansir parenting.co.id, ada berbagai alasan di balik keterlambatan bicara ini, yakni:

Karakteristik Perkembangan Intelektual Remaja

Intelegensi pada masa remaja tidak mudah diukur, karena tidak mudah terlihat perubahan kecepatan perkembangan kemampuan tersebut. Pada umumnya umur tiga sampai empat tahun pertama menunjukkan perkembangan kemampuan yang hebat, selanjutnya akan terjadi perkembangan yang teratur.

KURIKULUM CATHERINE MAURICE

A.   KURIKULUM  CATHERINE  MAURICE
I.             PEDOMAN KURIKULUM AWAL
A.   Kemampuan Mengikuti Tugas
1.     Duduk mandiri di kursi
2.     Kontak mata saat dipanggil nama
3.     Kontak mata saat diberi perintah "lihat"
4.     Merespon terhadap perintah "tangan ke bawah" atau "tangan dilipat"
B.    Kemampuan Imitasi (Meniru)
1.     Imitasi gerakan motorik kasar
2.     Imitasi aksi dengan benda
3.     Imitasi gerakan motorik halus
4.     Imitasi gerakan motorik mulut